TP PKK Denpasar Sasar Ibu Hamil, Balita, dan Lansia dalam Program Bantuan Gizi

BALIKU.CO.ID – Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menyalurkan 236 paket bantuan pangan bergizi kepada warga lanjut usia, ibu hamil, dan balita di Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis, 16 Juli 2026.

Program bertajuk “Menyapa dan Berbagi” tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan.

Bantuan diserahkan di dua lokasi, yakni Wantilan Pura Dalem Nyanggelan, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, serta Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan. Penyerahan dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa.

Sagung Antari mengatakan TP PKK Kota Denpasar terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk menekan angka stunting.

“Bantuan yang diberikan hari ini meliputi berbagai bahan pangan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima,” ujar Sagung Antari.

Paket bantuan untuk ibu hamil terdiri atas susu ibu hamil, telur, biskuit gandum, daging ayam, pisang, dan beras. Sementara paket untuk lansia berisi susu lansia, telur, biskuit, daging ayam, pisang, dan beras.

Adapun paket untuk balita mencakup susu anak, telur, makanan tambahan, biskuit, daging ayam, pisang, dan beras. Selain itu, setiap paket juga mendapatkan tambahan beras sebanyak 10 kilogram dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

Di Kecamatan Denpasar Timur, bantuan diberikan kepada 54 balita, 21 ibu hamil, dan 43 lansia. Sementara di Kecamatan Denpasar Selatan, penerima terdiri atas 53 balita, 22 ibu hamil, dan 43 lansia.

Sagung Antari juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu sebagai fasilitas kesehatan dasar yang dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, termasuk pencegahan stunting.

“Selain untuk mendeteksi awal kesehatan, Posyandu juga dapat menjadi upaya mencegah stunting,” katanya.

Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan TP PKK Kota Denpasar terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, program bantuan tersebut membantu meningkatkan pemenuhan gizi warga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

“Kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan gizi dan mencegah stunting,” ujarnya.

Melalui program bantuan pangan dan penguatan layanan kesehatan masyarakat, Pemkot Denpasar berharap upaya penanganan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

Pos terkait