BALIKU.CO.ID – Pemerintah Kota Denpasar memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Danantara, sekaligus penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan proyek kepada PT Weiming Nusantara Bali New Energy sebagai Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), Selasa (7/7), di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
Tahapan tersebut menjadi tindak lanjut kerja sama penyediaan sampah dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), serta penggunaan lahan proyek yang sebelumnya disepakati Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Provinsi Bali, dan BUPP PSEL.
Penyerahan lahan dalam kondisi ready to build menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di kawasan Denpasar Raya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan proyek PSEL Bali menjadi bagian dari upaya nasional dalam mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Menurutnya, proyek tersebut menjadi implementasi awal tindak lanjut Instruksi Presiden terkait pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Ia menilai keberadaan PSEL dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah nasional. Namun, pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah sejak dari rumah.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, fasilitas PSEL tidak hanya diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir, tetapi juga mengubah sampah menjadi energi listrik melalui teknologi modern yang ramah lingkungan.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan mampu mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi yang bernilai,” ujar Jaya Negara.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan PSEL dapat berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas tersebut segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Denpasar serta Bali secara luas.(***)





